Sunday, February 3, 2008

Menuduh Asam Urat Sebagai Penyebab Nyeri Persendian

Akhir-akhir ini asam urat semakin sering menjadi "tertuduh" di saat seseorang mengalami rasa linu dan nyeri pada bagian persendian. Apalagi jika serangan itu datangnya disaat Anda sedang terbuai mimpi di malam hari. Padahal, proses penuaan, reaksi imunologis, reumatik, encok atau penyakit yang menyerang berbagai sistem dalam tubuh termasuk persendian juga akan menimbulkan dampak linu dan nyeri pada sendi. Untuk itulah, kenali dulu penyebab dan gejalanya barulah kemudian menuduh bahwa itu adalah serangan asam urat.

Kelainan pada sendi yang disebabkan oleh asam urat terjadi karena :

1.Produksi asam urat yang meningkat. Peningkatan produksi asam urat terjadi karena seseorang menkonsumsi makanan yang banyak mengandung protein dan akhirnya terjadi peningkatan pembentukan purin (Purin adalah protein dari golongan nukleoprotein, suatu protein yang ditemukan dalam inti sel).
2.Pengeluaran asam urat dari dalam tubuh menurun. Metabolisme purin menghasilkan asam urat. Ketika asam urat tidak bisa atau sedikit dikeluarkan oleh ginjal, asam urat akan ditumpuk di jaringan tubuh kita misalnya tulang, kulit, sendi dan ginjal. Gangguan pembuangan asam urat terjadi karena gangguan fungsi ginjal, atau akibat pengaruh obat-obatan tertentu. Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang berlebihan juga membuat pembuangan asam urat menurun.

Purin secara alamiah terdapat dalam tubuh kita dan dijumpai pada semua makanan yang berasal dari sel hidup, seperti buah, sayuran maupun makanan hewani terutama pada berbagai jeroan (hati, ginjal, otak, jantung, dan usus), remis, udang kecil, sarden, daging bebek atau burung terutama pada bagian sayapnya mesti dipantang. Demikian pula dengan alkohol dan makanan yang diawetkan dalam kaleng.

Jangan lupa pada kegemukan dan akibatnya. Kegemukan tak hanya menyimpan dampak negatif pada kesehatan tetapi juga erat kaitan dengan tingginya kadar asam urat.
Serangan asam urat paling sering terjadi pada pangkal jempol kaki. Tetapi tidak menutup kemungkinan asam urat menyerang persendian lainnya, seperti sendi-sendi kecil pada jari-jari tangan, pergelangan tangan, siku, dan pergelangan kaki. Sendi yang terkena terlihat bengkak, kemerahan, terasa panas, dan luar biasa nyerinya.

Pepatah yang mengatakan ''mencegah lebih baik daripada mengobati'' merupakan pepatah yang bijaksana dan tidak bisa dianggap sepele. Sebelum asam urat "mampir" ada baiknya kita melakukan usaha pencegahan dengan maksimal. Tetapi jika asam urat sudah menjadi "tamu" bagi tubuh kita, maka dianjurkan : 
1.Periksakan diri ke dokter secara teratur, dan minumlah obat penurun kadar asam urat sesuai anjuran dokter (harus sesuai dengan resep dokter).
2.Kurangi berat badan secara berangsur-angsur, hal ini bertujuan untuk mengurangi beban berat pada sendi. Dan secara otomatis pula ini juga akan menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Diet yang harus dilakukan adalah diet rendah purin. Sekalipun diet ini hanya bisa menolong sekitar 40 % dan tidak bersifat menyembuhkan, ia sangat penting untuk dilakukan.

3.Rubahlah pola makan dan hindari mengkonsumsi protein hewani secara berlebihan atau semua makanan yang mengandung purin yang tinggi serta menghindari makanan dan minuman yang mengandung asam lemak.

4.Minumlah air putih sebanyak-banyaknya, karena hal ini akan membantu mengencerkan cairan tubuh yang pada gilirannya akan mengencerkan asam urat.